PELATIHAN MEMBUAT DESAIN PEMBELAJARAN TARI BERBASIS BLENDED LEARNING DAN PROJECT BASE LEARNING UNTUK GURU TARI
Kata Kunci:
pelatihan,, bleanded learning,, project base learning,, desain pembelajaran,Abstrak
Tulisan ini menjelaskan tentang pelatihan yang bertujuan untuk menghasilkan desain pembelajaran tari (RPP) berbasis Blended Learning dan Project Base Learning. Pelatihan diikuti secara daring oleh 39 orang guru seni jenjang SMP, SMA dan SMK dari daerah Jakarta Timur maupun dari beberapa daerah lainnya. Pelatihan dilakukan karena hasil angket di tahun sebelumnya guru menginginkan adanya pelatihan yang diadakan setiap 6 bulan sekali. Topik yang diharapkan adalah kiat memilih materi dalam pembelajaran daring dengan menggunakan akses teknologi, dan topik menemukan inovasi baru dalam mengajar supaya siswa senang, metode dan strategi yang membuat siswa senang. Keinginan itu dipicu oleh kondisi pandemi Covid 19 yang tiba-tiba di tahun 2020, sehingga guru tidak siap dengan teknologi pembelajaran yang berbasis TIK, serta kurangnya pengetahuan tentang konsep, prinsip dan prosedur pembelajaran daring. Metode pelatihan menggunakan prosedur model pengembangan sistem pembelajaran ADDIE, meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluations. Keempat aktivitas tersebut dilaksanakan secara sistematis, untuk solusi peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat RPP. Berdasarkan RPP hasil pelatihan diperoleh data bahwa pelatihan telah memberikan pemahaman kepada guru tentang konsep, prinsip dan prosedur Blended Learning, model Project Base Learning, dan guru telah dapat membuat RPP Blended Learning dan Model Project Base Learning. Hasil angket penilaian kegiatan pelatihan menyatakan 59 % sangat puas dan 41 % puas dalam mengikuti pelatihan.




